22 Maret 2010

Tan Nunggal di Singkirkan

Bagaimanapun merajalelanya kezaliman yang ada dilakukan oleh manusia pasti mempunyai keterbatasan. Kekuasaan yang tidak manusiawi pasti akan berakhir dan hancur dengan cara yang paling menggenaskan. Lengkap sudah penderitaan rakyat yang dialami selama pemerintahan Tan Nunggal. Secara rahasia mereka berhubungan dengan Artaqhan yaitu putera mahkota yang disingkirkan oleh Tan Nunggal .Mereka bermeteng digua Piantus mencari kesempatan terbaik untuk melenyapkan / menyingkirkan Tan Nunggal .
Dengan diam-diam para menteri memperhatikan gerak-geriknya serta mencari titik kelemahan yang dia miliki. Perlu juga para pembaca ketahui disini bahwa pada jaman dahulu di Sambas kalau orang itu sudah diberi dengan gelar Tan bahwa orang tersebut tahan terhadap senjata tajam alias kabbal dan mahir dalam menggunakan segala jenis senjata tajam seperti pedang, kelewang, tombak, trisula, panah, dan perkelahian tangan kosong ........ Akhirnya Tuhan menunjukan jalan kepada mereka yaitu titik lemah yang ada pada Tan Nunggal . Ketika itu ia mengidap penyakit Gane / untut yaitu sejenis penyakit yang bengkak pada kaki dan tidak dapat berjalan . Nah ketika itulah kesempatan terbaik yang dimamfaatkan para menterinya untuk menyingkirkan nya dari singgasana .


Para menteri berpendapat bahwa nasib buruk rakyat harus segera diakhiri dari cengkraman kekejaman Tan Nunggal. Tan Nunggal harus disingkirkan / dibunuh .Bak kata pepatah “Bulat Air Karena Pembuluh, Bulat Kata Karena Sepakat “ Artaqhan pun mendapat dukungan dari seluruh Menteri untuk menyingkirkan Tan Nunggal . Maka diutus empat menteri untuk menemui Tan Nunggal yang sedang berbaring tak berdaya .Adapun empat menteri yang diutus itu adalah pertama datok Galah disebabkan karena badannya yang tinggi macam nak galah langkahnye yang panjang kalau beca-cak / lari . Kedua datok Angap disebabkan walaupun Ndaan keraje tetap angap-angap macam orang abis lari dikatjarkan hantu .Ketiga datok Kappak disebabkan macam orang yang selalu kepayahan atau kekappak-an macam nak habis parang . Keempat datok Gobar karena pembawaan dan tingkah lakunya yang selalu menakut-nakuti orang lain . Dengan pembawaan nye masing-masing keempat menteri tersebut menghadap Tan Nunggal . Disampaikan berita bahwa negeri diserang oleh musuh, pertempuran sedang berkecamuk. banyak rakyat yang terkorban dan mengalami kekalahan total . Demikianlah laporan keempat menteri tersebut yang mana hanya merupakan siasat belaka .

Tan Nunggal mendengar berita tersebut dan melihat keadaan menterinya menjadi bingung dan dengan segera diperintahkan supaya dirinya dibawa jauh-jauh dari Istana . Keempat menteri tersebut tidak menyia-nyiakan peluang yang berharga ini . Mereka telah menyiapkan sebuah perahu dan keranda ( peti persegi panjang ) dari kayu belian yang mana Tan Nunggal dimasukan kedalamnya dan ditutup rapat agar tidak terlihat oleh musuh ( siasat dari empat menteri tersebut ). Didalam perahu ditempatkan pula beberapa tempurung kelapa yang ditelungkupkan dan diberi air agar berbunyi nyaring ketika perahu berjalan nanti . Demikianlah nasib Tan Nunggal sekarang berada ditangan para menterinya sendiri .

Perahu dikayuh dengan cepat menuju kehilir sungai, sekali-kali terdengar bunyi tempurung kelapa yang mereka telungkupkan itu. Tan Nunggal selalu bertanya :Suara apa itu wahai para menteri ? Itulah suara meriam musuh yang sedang menghampiri Istana Tuanku ; jawab dari datok Gobar . Tan Nunggal pun memerintahakan agar mendayung lebih cepat lagi dan kalau sudah sampai ketempat tujuan supaya dirinya ditinggalkan saja .Sampai disebuah sungai kecil yaitu kuale sabung keranda Tan Nunggal pun diturunkan dengan kayu penahan kiri dan kanan agar supaya keranda tidak goyang. Keranda tersebut hanyut menuju kelaut dan dalam perjalanannya keranda tersebut menabrak sebuah tebing yang rusak total .Sampai sekarang tebing yang dilanggar oleh keranda Tan Nunggal itu dinamakan dengan Tebing Rubboh . Demikianlah akhir dari hidup Tan Nunggal mati lemas didalam peti pada tahun 1345 . Read More..

Datok Sangge Parang ( serial dari Tan Nunggal )

Konon yang empunya cerita ,menceritakan bahwa Tan Nunggal setelah menguburkan anaknya hidup-hidup itu menimbulkan rasa penyesalan yang sangat mendalam .Ia banyak banyak bermurung diri dan selalu uring-uringan .Sukke nak ngangat, cepat marah , seolah darahnya mendidih dan tidak bisa menahan diri .Kemarahannya seolah-olah mengeluarkan api siapa saja yang berada didekatnya pasti kannak sambur walaupun bininye sorang .ndak peduli siang, malam, subuh, dinihari, pokoknye waktu adalah untuk marah .

Pada suatu ketika istrinya mulai ngidam agek yaitu anaknye yang ketiga setelah Bujang Nadi , Dare Nandung ingin makan rujak dari buah asam bacang .Lalu diirislah asam iye kacik-kacik, seperti irisan untuk kerabu , pakai cabek peranggi , garam dan gule secukupnye diberi santan sedikit lalu diaduk sampai rate ( istilah kamek digaulkan ) .Pembace boleh juak incobenye bagaimane rase rujak yang dibuat bini Tan Nunggal tinggal carek jak bahannye. Sebelum selesai mengiris asam bacang tersebut Tan Nunggal pun memanggilnya sambil marah-marah suaranya menggelegar macam nak lentar ( petir ) . Dengan tergopoh-gopoh istrinya memotong asam bacang tadi , sehingga terpotong ujung jari kirinya dan darahpun mengucur dengan derasnya . Saking banyaknya darah yang mengalir ada yang masuk mengenai kerabu asam bacang tersebut .Tan Nunggal pergi menyusul kedapur karena isterinya belum muncul. Sambil marah ia mendekati isterinya yang sedang membuat rujak lalu iapun tertarik untuk mencicipinya dan menimbulkan selera makannya yang sekian lama hilang setelah menguburkan anaknya hidup-hidup . Dan iapun makan rujak dengan lahapnya sambil berteriak-teriak “nyaman-nyaman” kemudian tertawa terbahak – bahak .Ia bertanya siapa yang membuatnya marahnyapun hilang dan sorenya ia minta dibuatkan lagi agar marahnya hilang . Semalam –malaman marahnya tak kunjung hilang karena yang mebuat rujak tidak pakai darah manusia karena dibuat oleh dayang-dayang istana saja . Besok harinya isterinya membuat rujak lagi ,tentu dengan darah bekas luka yang kemarin dan Tan Nunggal merasakan kenikmatan yang kemarin dirasakannya .Isterinya merasa sedih karena Tan Nunggal sudah mulai makan darah manusia dasar hantu laut sumpah isterinya .

Berkali-kali Tan Nunggal minta dibuatkan rujak tersebut ,setiap kali membuat rujak tentu darahnyapun diperas sehingga ia menjadi kurus kering sedangkan ianya juga sudah pengaddangan ( hamil tua ) ,pikirannya dipenuhi oleh bayangan-bayangan yang akan terjadi nanti yaitu bencana yang lebih besar. Tan Nunggal sudah mulai menghisap darah diketahui dari giginya yang tunggal itu mulai tumbuh menjadi semakin panjang yaitu bagian taringnya Matanya mulai memerah seperti buah Sage ( yaitu sejenis buah hutan yang warnanya merah )
Hal ini telah diketahui oleh penjaga istana serta dayang-dayang pengasuh .Habis darah isterinya lalu beralih kepada dayang-dayng. Satu persatu dayangnya mati kehabisan darah. Menteri serta pengawal berkeluh kesah.






Hal ini masih dirahasiakan karena permaisuri masih mengandung ,pernah disarankan oleh isterinya agar ia berhenti menghirup darah tetapi Tan Nunggal berdalih bahwa hal tersebut ia lakukan agar tidak marah-marah .Isterinya menjadi sangat sedih ,ini adalah raja yang sangat kejam mengubur anaknya hidup-hidup dan kini mengisap darah manusia lagi. Dengan kesedihan itu genaplah permaisuri mengandung sembilan bulan sepuluh hari maka lahirlah seorang bayi dengan selamat dan ibunya meninggal setelah ia dilahirkan .

Anak itu diasuh oleh dayang istana dan diberi nama dengan “Sangge Parang “ia tumbuh dengan cepat melebihi anak-anak seusianya ,badannya tegap dan kekar . Sampai pada usia akil –baligh ia minta disunat dan keinginannya pun dikabulkan .Beberapa bilal (menteri sunat zaman dolok) didatangkan untuk mengkhitan anak tersebut , namun tiada seorangpun bilal yang mampu untuk memotong kullup (ujung kulit dari buah zakar ) anak itu. Ternyata anak itu tidak mempan oleh pisau yang amat tajam sekalipun .Akhirnya ada yang menggunakan parang, kelewang, bahkan kapak yang ujung kullupnya diletakan diatas bandol belian .
Bandol = adalah alas dari kayu ,biasanya digunakan untuk memotong daging sapi /benda keras
Belian = adalah kayu besi / ulin .
Namun demikian ,semuanya itu gagal dilakukan ternyata anaknya kabbal ( tidak luka terhadap senjata tajam apapun ).Sampai dengan dewasa ia tidak dapat untuk disunat maka orang-orangpun memanggilnya dengan datok Kullup .Kalau ia mendengar panggilan itu ia menjadi marah sebab itu ia tidak mahu keluar rumah karena malu kepada orang-orang .Dengan demikian ia dibuatkan sebuah taman yang indah dekat Istana. Setiap pagi ia bermain disana sambil menikmati kesegaran udaranya dan mendengarkan bunyi burung –burung yang berkicau. Diantara burung yang berkicau itu ada yang namanya burung kallak (sejenis cicak rowo) yang bunyinya menyerupai perkataan “kullub-kullub “ yang seolah-olah mengejek nya Tanpa pikir panjang lagi ia berusaha menangkap burung tersaebut dan memburunya sampai dibukit Piantus . Konon kabarnya jalan yang dilalui oleh datok Sangge Parang ketika mengejar burung tersebut menjadi sungai yang mengalir didekat bukit Piantus di Kecamatan Sejangkung. Datok Sangge Parang memiliki postur tubuh yang kekar dan tegap melebihi ayahnya Tan Nunggal giginya lengkap sebagaimana orang kebanyakan ,tingginya kuarang lebih dua setengah haste ( bahase kin nittok adalah meter )

Setelah sampai dibukit piantus, ia enggan untuk kembali ke Istana, dia lebih menyenangi tinggal dibukit Piantus di kecamatan Sejangkung sekarang .Tempat datok Sangge Parang terjatuh yaitu bekas lutut dan kakinya sampai sekarang masih dapat anda saksikan disana Tempat ini biasanya ramai dikunjugi oleh muda-mudi dari daerah sekitarnya terutama pada hari raya ataupun pada waktu liburan sekolah .Datok Sangge Parang tinggal dan wafat disini dan makamnya dapat anda saksikan disana didaerah sejangkung .


Read More..

Menghukum Anak sorang ( serial Tan Nunggal )

Dari sekian banyak isteri Tan Nunggal seorang yang panjang jodohnya yaitu perempuan yang berasal dari daerah sebedang yang memberinya sepasang anak .Yang tertua adalah Bujang Nadi dan perempuan bernama Dare Nandung .Tetapi kedua anak tersebut dikuburnya hidup-hidup dibukit Sebedang (tempatnya sekarang masih dapat anda kunjungi untuk wisata).
Sebab bagi Tan Nunggal ,ia tidak ingin melihat perbuatan yang kurang baik ataupun janggal didalam kerajaannya ,walaupun yang berbuat itu adalah anaknya sendiri.Dah payah di waktu ittok incarek yang macam iye ...... in nyan ndak oi !!! .... Lanjutkan agek .

Memang kedua kakak beradik itu dianugrahi paras yang indah menawan sehingga masing – masing telah menyatakan bahwa sikakak tidak akan kawin apabila orangnya tidak seperti adiknya demikian pula siadek tidak akan bersuami kalau suaminya tidak seperti kakaknya.Pernyataan isi hati mereka ini rupanya didengar Hulubalang raja sehingga dilaporkan kepada ayahnya Tan nunggal . Betapa berangnya Tan nunggal gemas hatinya mendegar berita itu disangka anaknya telah berbuat kurang baik .Waktu itu juga diperintahkan agar kedua anaknya ditangkap dan segera menghadap.

Walaupun bujukan serta ratap tangis dan permohonan yang menghiba dari kedua anaknya bahwa mereka tidak pernah melakukan perbuatan keji yang dituduhkan kepada mereka .Tan Nunggal tetap pada pendiriannya keputusannya bahwa anaknya telah berdosa dan mendurhaka mereka harus dihukum .Hukuman itu adalah agar mereka ditanam hidup – hidup dalam satu lobang . Kemudian diperintahkannya kepada prajurit dan orang – orang supaya menggali lobang ditempat yang agak tinggi agar anaknya nanti jangan terendam oleh air .Maka digalilah lobang yang agak dalam disebuah bukit yang bernama sebedang .Disanalah kedua kakak beradik itu ditanam hidup – hidup ,diberi barang makanan , alat memasak dan alat-alat tenun yang terbuat dari emas serta seekor ayam jago peliharaan Bujang Nadi .Yang menurut empunya cerita sampai dengan 40 hari masih terdengar suara dari kokok ayam tersebut.

Demikianlah perbuatan Tan Nunggal menghukum anaknya sendiri ,sehingga ia semakin ditakuti oleh sekalian rakyatnya .Sampai sekarang bukit tersebut dinamakan dengan bukit Bujang Nadi Dare Nandung,berdekatan dengan gunung Sebedang.

Pernah terjadi dizaman Belanda dan Jepang dicoba untuk menggali tempat dimana kedua anak tersebut ditanam hidup-hidup guna mengambil alat tenun yang terbuat dari emas tetapi baru sekali dua mencangkul tanah, tanah yang digali itu tertutup kembali seakan – akan tidak membenarkan kepada manusia untuk mengambilnya .Dan kadang – kadang orang disekitar tempat tersebut masih mendengar bunyi kokok ayam jantan bertalu-talu atau bunyi geratongan alat tenun pada malam hari dari tempat Bujang Nadi dan Dare Nandong ditanam, masih hidupkah mereka ? wallah hu alam bissawwab .Benarkah ayam yang berkokok itu kepunyaan Bujang Nadi yang dibawanya ketika akan ditanam dan gemeratongan alat tenun itu kepunyaan Dare Nandung......????
Anda ingin ziarah kesana ............. why not ?




Read More..
Dari sekian banyak isteri Tan Nunggal seorang yang panjang jodohnya yaitu perempuan yang berasal dari daerah sebedang yang memberinya sepasang anak .Yang tertua adalah Bujang Nadi dan perempuan bernama Dare Nandung .Tetapi kedua anak tersebut dikuburnya hidup-hidup dibukit Sebedang (tempatnya sekarang masih dapat anda kunjungi untuk wisata).
Sebab bagi Tan Nunggal ,ia tidak ingin melihat perbuatan yang kurang baik ataupun janggal didalam kerajaannya ,walaupun yang berbuat itu adalah anaknya sendiri.Dah payah di waktu ittok incarek yang macam iye ...... in nyan ndak oi !!! .... Lanjutkan agek .

Memang kedua kakak beradik itu dianugrahi paras yang indah menawan sehingga masing – masing telah menyatakan bahwa sikakak tidak akan kawin apabila orangnya tidak seperti adiknya demikian pula siadek tidak akan bersuami kalau suaminya tidak seperti kakaknya.Pernyataan isi hati mereka ini rupanya didengar Hulubalang raja sehingga dilaporkan kepada ayahnya Tan nunggal . Betapa berangnya Tan nunggal gemas hatinya mendegar berita itu disangka anaknya telah berbuat kurang baik .Waktu itu juga diperintahkan agar kedua anaknya ditangkap dan segera menghadap.

Walaupun bujukan serta ratap tangis dan permohonan yang menghiba dari kedua anaknya bahwa mereka tidak pernah melakukan perbuatan keji yang dituduhkan kepada mereka .Tan Nunggal tetap pada pendiriannya keputusannya bahwa anaknya telah berdosa dan mendurhaka mereka harus dihukum .Hukuman itu adalah agar mereka ditanam hidup – hidup dalam satu lobang . Kemudian diperintahkannya kepada prajurit dan orang – orang supaya menggali lobang ditempat yang agak tinggi agar anaknya nanti jangan terendam oleh air .Maka digalilah lobang yang agak dalam disebuah bukit yang bernama sebedang .Disanalah kedua kakak beradik itu ditanam hidup – hidup ,diberi barang makanan , alat memasak dan alat-alat tenun yang terbuat dari emas serta seekor ayam jago peliharaan Bujang Nadi .Yang menurut empunya cerita sampai dengan 40 hari masih terdengar suara dari kokok ayam tersebut.

Demikianlah perbuatan Tan Nunggal menghukum anaknya sendiri ,sehingga ia semakin ditakuti oleh sekalian rakyatnya .Sampai sekarang bukit tersebut dinamakan dengan bukit Bujang Nadi Dare Nandung,berdekatan dengan gunung Sebedang.

Pernah terjadi dizaman Belanda dan Jepang dicoba untuk menggali tempat dimana kedua anak tersebut ditanam hidup-hidup guna mengambil alat tenun yang terbuat dari emas tetapi baru sekali dua mencangkul tanah, tanah yang digali itu tertutup kembali seakan – akan tidak membenarkan kepada manusia untuk mengambilnya .Dan kadang – kadang orang disekitar tempat tersebut masih mendengar bunyi kokok ayam jantan bertalu-talu atau bunyi geratongan alat tenun pada malam hari dari tempat Bujang Nadi dan Dare Nandong ditanam, masih hidupkah mereka ? wallah hu alam bissawwab .Benarkah ayam yang berkokok itu kepunyaan Bujang Nadi yang dibawanya ketika akan ditanam dan gemeratongan alat tenun itu kepunyaan Dare Nandung......????
Anda ingin ziarah kesana ............. why not ?




Read More..

Tan Nunggal Menjadi Raja

Alkisah ini dimulai sekitar tahun 1342 ,ketika Raja Sambas meninggal dunia (wafat) . Tentang siapa yang menggantikan sudah ditentukan yaitu sesuai dengan adat istiadat didaerah Sambas adalah Putra Mahkota ARTAQHAN .
Kemudian Tan Nunggal yang merasa dirinya lebih kuat ,lebih terigas, merasa direknyelah yang lebih berhak menjadi raje karena selamak iye dielah yang disuruh kemane-mane oleh Raje yang mangkat (almarhum) . Pada waktu itu rakyat tidak peduli dengan keadaan yang berlaku didalam Istana .Banyak rakyat
berpikir eh cak same juak ye be ,ngape juak kamek nak nyamporrek eng cak maseh nak beranak kittak .Kamek bagian apenye demikianlah pendapat kebanyakan rakyat sambas pade waktu iye .

Tan Nunggal yang melihat ada peluang kesempatan untuk merebut Tahta kerajaan berusaha keras menjadi pak tonjol atau selalu menonjolkan dirinya dimanapun ia berada dengan kate lain selalu mencarek muke dimasarakat
Mun kin nittok istilahnye adalah Tan Nunggal berkampanye keseluruh pelosok negri dengan istilah Politik Carmuk (carek mukke) atau Politik memberi Upeti kepada petinggi negri .Istilah sekarang adalah Money Politic . Ade juak oi money politik jaman gek dolok , mun nak tahu !
.Bagi rakyat yang merasa tidak setuju mereka diintimidasi dan ditindas .Pokoknye payah dah nak ngomong pada waktu iye.Orang yang tahu masalah tersebut pun paling hanye ngomong di kau ee maok ngelon neknnye ,lekan dah be cak die same die ye be .
Alhasil Tan Nunggal mengangkat dirinya sendiri menjadi Raja Sambas dengan mengadakan pesta perayaan selama 40 hari 40 malam .

Putera mahkota Artaqhan mengalah kepada Tan Nunggal ,khawatir kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi didalam kerajaan jika keinginan Tan nunggal dihalangi. Namun demikian Artaqhan menyusun strategi dengan persetujuan para Hulubalang dan pengawal yang masih setia . Beliau mengungsi dibukit Piantus daerah Sejangkung disana ada sebuah gua .Digua tersebut putera mahkota Artaqhan bermusawarah dengan pengikutnya dan sambil menunggu kesempatan untuk mengambil alih tahta kerajaan .

Tan Nunggal menjadi Raja pemerintahannya dijalan dengan kekerasan Banyak perempuan yang dijadikan istrinya tetapi selalu meninggal tanpa meninggalkan anak dan banyak pula orang tua yang menyembunyikan anak gadisnya karena takut dijadikan isteri oleh Tan Nunggal .Isteri terahir Tan Nunggal yang memberikannya anak adalah yang berasal dari daerah sebedang Tan Nunggal mendapat sepasang anak dari perempuan tersebut yang diberi nama dengan Bujang Nadi yang laki-laki dan Dare Nandung yang perempuan .Dalam masa pemerintahan Tan Nunggal rakyat kebanyakan merasa resah oleh tingkah lakunya yang aneh-aneh .Misalnya jika dia ingin menjala ikan tempatnya berpijak adalah kepala manusia yang berendam diair tidak boleh bergerak meskipun dinginnya sampai ketulang sumsum.Bilamana akan menurunkan / ngulur perahu yang menjadi pendorongnya adalah perempuan yang lagi hamil tua .Kalau ada yang berzinah keduanya disuruh menumbuk padi sampai menjadi beras dengan tidak berpakaian dan dipertontonkan kepada orang banyak .Kalau kedapatan minum minuman keras atau mabuk-mabukan maka orang tersebut direndam didalam tong yang berisi arak kemudian dipanaskan sampai mati .
Demikianlahlah sekilas tentang pemerintahan yang ada pada zaman Tan Nunggal dan kita jangan mengikuti jejak : “ Buruk Rupa Cermin di Belah “ .


Read More..

21 Februari 2010

There comes a time
When we heed a certain call
When the world must come together as one
There are people dying
And it's time to lend a hand to life
The greatest gift of all

We can't go on
Pretending day by day
That someone, somewhere will soon make a change
We are all a part of
God's great big family
And the truth, you know love is all we need

[Chorus]
We are the world
We are the children
We are the ones who make a brighter day
So let's start giving
There's a choice we're making
We're saving our own lives
It's true we'll make a better day
Just you and me

Send them your heart
So they'll know that someone cares
And their lives will be stronger and free
As God has shown us by turning stone to bread
So we all must lend a helping hand

[Chorus]
We are the world
We are the children
We are the ones who make a brighter day
So let's start giving
There's a choice we're making
We're saving our own lives
It's true we'll make a better day
Just you and me

When you're down and out
There seems no hope at all
But if you just believe
There's no way we can fall
Well, well, well, well, let us realize
That a change will only come
When we stand together as one

[Chorus]
We are the world
We are the children
We are the ones who make a brighter day
So let's start giving
There's a choice we're making
We're saving our own lives
It's true we'll make a better day
Just you and me
{4x}
Read More..

BLACK OR WHITE

I Took My Baby
On A Saturday Bang
Boy Is That Girl With You
Yes We're One And The Same

Now I Believe In Miracles
And A Miracle
Has Happened Tonight

But, If
You're Thinkin'
About My Baby
It Don't Matter If You're
Black Or White

They Print My Message
In The Saturday Sun
I Had To Tell Them
I Ain't Second To None

And I Told About Equality
An It's True
Either You're Wrong
Or You're Right

But, If
You're Thinkin'
About My Baby
It Don't Matter If You're
Black Or White

I Am Tired Of This Devil
I Am Tired Of This Stuff
I Am Tired Of This Business
Sew When The
Going Gets Rough
I Ain't Scared Of
Your Brother
I Ain't Scared Of No Sheets
I Ain't Scare Of Nobody
Girl When The
Goin' Gets Mean

(L. T. B. Rap Performance)
Protection
For Gangs, Clubs
And Nations
Causing Grief In
Human Relations
It's A Turf War
On A Global Scale
I'd Rather Hear Both Sides
Of The Tale
See, It's Not About Races
Just Places
Faces
Where Your Blood
Comes From
Is Where Your Space Is
I've Seen The Bright
Get Duller
I'm Not Going To Spend
My Life Being A Color

(Michael)
Don't Tell Me You Agree With Me
When I Saw You Kicking Dirt In My Eye

But, If
You're Thinkin' About My Baby
It Don't Matter If You're Black Or White

I Said If
You're Thinkin' Of
Being My Baby
It Don't Matter If You're Black Or White

I Said If
You're Thinkin' Of
Being My Brother
It Don't Matter If You're
Black Or White

Ooh, Ooh
Yea, Yea, Yea Now
Ooh, Ooh
Yea, Yea, Yea Now

It's Black, It's White
It's Tough For You
To Get By
It's Black , It's White, Whoo

It's Black, It's White
It's Tough For You
To Get By
It's Black , It's White, Whoo

Read More..

16 Februari 2010

free download ST 12




Read More..

26 Januari 2010

PERSIAPAN UN

Tidak terasa waktu terus berjalan. Hari ke hari , minggu ke minggu terus bergantian. Tanpa disadari ujian nasional akan segera menghampiri para siswa kelas akhir.
Apalagi pada tahun 2009/2010 ujian paket sudah ditiadakan dan diganti dengan ujian remedial. Hal itu ditetapkan supaya para siswa tidak menganggap remeh UN sehingga bagi yang tidak lulus akan mengandalkan ujian paket yang hasil akhirnya pasti lulus. Oleh karena itu, pemerintah menetapkan hal tersebut untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas SDM Indonesia yang benar-benar murni.
Karena tidak ada lagi ujian peket, secara otomatis siswa yang tidak lulus baik ujian utama maupun ujian remedial,maka ia harus mengulang setahun lagi.Hal ini menjadi PR buat sekolah untuk bisa meningkatkan perasentase kelulusan lebih baik dari tahun sebelumnya.
Selain itu siswa juga benar-benar sibuk karena harus mengikuti les sepulang sekolah.Dengan mengadakan les setiap hari misalnya yang dilakukan oleh SMP 1 Sambas.Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan persentase kelulusan selain mengadakan les yang dilaksanakan setelah jam pelajaran terakhir. Dan juga mengeluarkan berbagai peraturan misalnya dilarang keluar malam,bermain sepak bola diluar jam sekolah karena dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.Hal ini bertujuan untuk menekan siswa uantuk giat balajar terutama siswa kelas IX.
Selain itu persiapan lain yang biasa dilaksanakan yaitu Try Out yang dilaksanakan dalam beberapa tahap. Dengan diadakan TRy Out siswa diharapkan bekerja sendiri dan menganggapnya sebagai ujian nasional sehingga hasil yang diperoleh asli dari usaha sendiri.
Jadi mulai sekarang kita harus rajin belajar dan jangan lupa untuk berdo'a karena kita hanya dapat berusah dan berdo'a tetapi Allah SWT lah yang enentukan.Oleh karena itu kita harus menjauhi perbuatan yang dapat mengundang murka-Nya.
Read More..

24 November 2009

SMP 1 SAMBAS IS THE BEST SCHOOL

Smp 1 Sambas terletak di jalan Pendidikan desa Tumuk Manggis kecamatan Sambas,kabupaten Sambas.
Setiap tahunnya SMP 1 Sambas terus berkembang yang ditandai dengan benyaknya penerimaan pada tahun ajaran baru. Sehingga yang dulunya untuk kelas 7,8,9 masing-masing hanya empat kelas sekarang bertambah menjadi lima kelas.
Perkembangan yang lain misalnya dalam hal peningkatan mutu pendidikan. Siswa-siswa tidak dibebani untuk membeli buku atau mencatat lagi karena buku-buku yang diperlukan sudah tersedia di perpustakaan sekolah untuk dipinjamkan satu orang satu atau sebnagku satu.Dan kualitas mengajar guru-gurunya pun tidak bisa diragukan lagi dan gurunya pun baik hati dan ramah-ramah.

Dalam hal prestasi ini jelas nampak misalnya dalam lomba olimpiade mipa, SMP 1 Sambas mengirim siswanya lomba olimpiade tingkat privinsi Kalbar. Di bidang seni lukis tingkat kabupaten yang diadakan di danau Sebedang berhasil menempatkan siswanya pada juara satu dan dua. Begitu juga di bidang olahraga misalnya futsal, ini ditandai dengan adanya tim futsal putri yang ikut pertandingan. Persentase kelulusan siswa tiap tahunnya meningkat apalagi alumni SMP 1 Sambas ada yang dikirim ke Jepang mengikuti program pertukaran pelajar.
Dalam hal kepramukaan,dua orang SMP 1 Sambas melalui Kwarcab Sambas diberangkatkan ke Filipina untuk mengikuti Jambore Asia Pasifik.Selain itu ada siswa SMP 1 Sambas yang menjadi panitia pawai obor tingkat kabupaten Sambas.Dan pernah juga menjuarai gerak jalan tingkat kabupaten.
Di segi pembangunan banyak lokal yang dibangun apalagi SMP 1 Sambas akan menjadi sekolah SSN.
Begitulah prestasi-prestasi yang telah diraih oleh siswa SMP 1 Sambas.Kami bertiga sangat bangga dengan SMP 1 Sambas karena prestasinya sangat menjulang tinggi.
Read More..

19 November 2009

PESAWAT-PESAWAT ANTARIKSA TERHEBAT

1.Soyuz
soyuz adalah pesawat antariksa pertama berisi manusia.Soyuz diluncurkan oleh bangsaaa rusia pada tahun 1960.Tujuannya mengintari bulan.

2.Venera
venera adalah pesawatyang diluncurkan Rusia.Dia berhasil mendarat diplanet Venus,tapi langsung remuk karena tekanan udara di planet venus sangat besar.

3.apollo
apollo adalah pesawat antariksa terhebat.Karena dikendarai oleh manusia dan berhasil mendarat di bulan.Di permukaan bulan kita akan menemukan jejak kaki astronot,NEIL AMSTRONG.
4.Mars Exploration Robot
MER adalah kendaraan yang bisa jalan-jalan dipermukaan mars.ketika mendarat dia berubah menjadi robot yang meneliti batuan mars
5.SOHO
SOHO bertugas meneliti matahari.SOHO harus mengintari dekat matahari,maka dia menjadi satelit matahari.SOHO punya mantel penahan panas matahari.
6.satelit hubble
hubble adalah satelit yang luarbiasa karena dilengkapi teleskop superbesar.Hubble bertugas memotret berbagai benda langit di alam semesata.
7.Cassini-huygens
cassini-hugens memotret planet yupiter dan saturnus.Satelit ini pintar berputar gaya talilaso.Dia bisa terbang jauh sampai saturnus hanya dengan efek talilaso.Cassini berputar-putar di planet venus dan bumi,lalu melesatke yupiter dan saturnus.
Read More..

04 Oktober 2009

ASAL MULA KAMPUNG ANGUS

Dalam tahun 1812 telah terjadi pembumi hangusan sebuah kampung oleh kumpeni belanda. Kampung itu bernama kampung kacapuri . Di kampung itu terdapat sebuah puri yang sangat indah yang terbuat dari kayu besi milik Rangkaye Pulisi Tengku Mohammad Hasan .Perselisihan antara keduanya menjadi suatu persoalan yang melebar antara rangkaye Pulisi yang dikenal hartawan dengan sultan yang berkuasa atas tahtanya.Harapan sultan dengan adanya Loji rakyat negerinya menjadi makmur dan sejahtera namun sulatan tak memikirkan sampai mana akal licik Belanda.

Karena tak ada kata mufakat di masing masng pihak, suatu ketika sebuah kapal Belanda yang dipimpin oleh kapten van der Tuuk bertambat di kempung dalam kaum atau kampung pedalaman. Kapal itu lengkap dengan serdadu bersenjata dengan tujuan menepati janji sultan untuk memberikan sebidang tanah di kampung kacapuri yang akan didirikan sebuah loji.Karena tak ada kata mufakat antara Rangkaye dengan Sultan, hingga beberapa hari dalam waktu yang singkat terjadi baku tembak yang tak berimbang. Gegap gempitalah serangan pihak belanda di malam hari, membangunkan seisi penghuni puri megah di kampung Kacapuri. Suasana tak terkendali api menyala dengan cepatnya.Anak cucu Rangkaye Pulisi kacau balau mencari tempat untuk menyelamatkan diri.. kumpeni telah membakar seluruh kampung, kampung yang menjadi tumpuan kebanggaan hanya dalam sekejap mata hangus terbakar menjadi abu dan puing.Dikisahkan pula bahwa rangkaye pulisi terkapar disambar peluru kumpeni, bersaman hangusnya kampung kacapur. itulah sebabnya , sampai sekarang Sambas ada terdapt pemuliman penduduk di seberang sungai sambas atau sekitar Muara Ulakkan ada sebuah kampung yang dinamakan Kampung Angus.kampung itu semakin abadi dengan nama bekas musibah tersebut. Letaknya persis di jantung kota Sambas. Sementara tanjung tempat kapal Belanda berlabuh dinamakan Tanjung Belanda.Tidak berapa lama setelah peristiwa itu terjadilah berbagai peperangan yang dilakukan rakyat Sambas. Hingga pada akhirnya, kesultanan sambas terikat dalam Perjanjian Pendek atau Korte Verklaring dengan Belanda yang menjadi daerah taklukkan kumpeni. Dikisahkan rangkaye dengan sultan ketika itu tidak harmonis hubungannya. ada suatu masalah rupanya yang kurang berkenan diantara keduanya. Masalahnya, Belanda ingin mendirikan sebuah Loji di kampung kacapuri, sedangkan tanah itu milik Rangkaye.
Read More..

30 September 2009

KISAH TAN NUNGGAL (ASAL USUL TAN NUNGGAL)

Pada suatu masa ada seorang raja yang menjadi terkenal karena kezalimannya . orang memanggil nya dengan nama unggal . sebab kebiasaan orang sambas memanggil seseorang dengan stuasi orang saat itu . dinamakan demikian karena yang mencolok pada tan nunggal adalah giginya satu / tunggal pada waktu masih kanak-kanak dan tidak mempunyai saudara yang seayah-seibu alias anak tunggal .yang menurut asal usulnya didapatkan dalam rumpun-rumpun buluh/bambu . kenapa tan nunggal dapat men jadi raja , itok ceritenye

pada sekitar tahun 1296 , sambas diperintah oleh seorang ratu muda yang berjiarah ke pulau leke mukutan(mukutan) dan pulau kabung ,baginda berziarah ketempat tersebut berselang beberapa tahun setelah diserang oleh tentara majapahit.
dinamakan pulang kabung karena pulau tersebut adalah tempat raja-raja sambas beristirahat jika mendapat masalah yang meresahkan hatinya . dan kenapa satunya dinamakan mukutan disebabkan oleh setiap petani yang menanam padi di tempt tersebut pada waktu menumbuk padi hasilnya selalu mendapat mukut(potongan-potongan beras/berasnya hancur).pada zaman gek marek mukut digunakan oleh orang-orang didaerah sambas untuk makanan belita/bayi.
dari sinilah kemudian dilaporkan pada baginda raja bahwa pada pulau tersebut ada bunyi suara bayi pada waktu menjelang sore hari. kemudian ratu tersebut bersama dengan pengiringnya menyelusuri hutan bambu ,dan dibawah rimbunan aor tongsan didapati seorang balita yang sangat mungil dan membuat ratu muda tertarikdengannya.
dengan perasaan genbira ratu muda tersebut membawa bayi tersebut pulang keistana dan diasuh bersama sama dengan putra putrinya beliau dengan penuh kasih sayang.
setelah dewasa bayi tersebut tumbuh dengan postur tubuh yang tegap dan kekar . yang paling menonjol dalam penglihatan orang sambas pada waktu itu ialah giginya didepan yang satu / tunggal,maka orang sambas pun memberinya dengan gelar Tang Nunggal/Tan Nunggal.
Read More..

30 Agustus 2009

ASAL MULA NAMA SAMBAS

Tidak ada seorang juapun yang dapat memberikan kterangan dengan pasti siapa yang bermula memberikan nama Sambas itu.
Menurut cerita-cerita dongeng rakyat bahwa nama Sambas tersebut berasal dari 3 orang sahabat. Seorang diantaranya bernama Abas.
Bersama mereka terdapat seorang bangsa tionghowa. " Tiga " dalam bahasa cina adalah "SAM" maksudnya " SAMBAS" atau bekerja sama dengan Abas, hingga lama kelaman terjadilah perkataan Sambas.
Tetapi separoh kaul mengatakan dan menceritakan datangnya dari Paloh, kerajaan "URANG KIBANARRAN", yaitu orang pertama kali kawin dengan orang kibanarran bernama Syamsuddin. Dan yang satu bernama SARIBAS. Orang ini suku dayak asli. Karena mereka adalah manusia biasa, maka terjadilah suatu rasa persahabatan.
Syamsuddin yang kawin dengan orang kibanarran ( orang halus ) di Paloh tidak memperlihatkan dirinya kembali ,ia menghilang tak nampak kembali oleh manusia, kerena tingkah laku suaminya itu. tapi si Sam, terus mengikuti suku dayak SARIBAS akhirnya kemana Saribas, disitu ada Sam . Begitulah sebaliknya mereka tidak berpisah sewaktu waktu ia bersama mengemudikan perahunya samapai mereka di sim-pangan 3 sungai TEBARRAU yang kini disebut " MUARE ULAKKAN". Disitu pula mereka berjanji bersama bersahabat. Dengan masing-masing tidak saling menipu sesamanya dan sama rata. Tidak ada pertikaian diantara suku dayak dan suku melayuyang waktu itu disebut orang "LAUT" karena ia ( si Sam ) . Lalu Diambillah batu reruntuhan bekas Gunung SIBATU yang tidak jadi kedahuluan oleh Gunung SINUJOH. Besarnya seperti LANTING tingginya demikiandengan dibawahnya persis di simpang Sungai TIBARRAU dengan sungai Subah dibuangkannya bersama dengan perjanjian, sambil membuang " BATU " tsb. " JIKA TIMBUL BATU INI, barulah kami orang dayak melawan orang laut". Ditengah-tengah batu dijatuhkan air disekitarnya memutar seolah-olah" AWALPERJANJIAN SUDAH DIBUAT, JANJI JANGAN DILANGGAR". Sampai kni air disekitar itu tetap berputar, jadi nama MUARA ULAKKAN karena air mengulak berputar -putar mengelilingi arus yang dikelilingi .Sejak itu pulalah si Syamsuddin dan si SIRIBBA berkawan / bersahabat intim dan terjalinlah SAM SAMA SARIBAS, akhirnya SAMBAS.
Read More..